Kamu yang Allah hadiahkan untuk ku
It's not gonna be an easy road for us.
Perjalanan panjang untuk sampai ke titik ini. Titik yang bukan sekedar akhir dari pencarian. Tapi titik ini juga adalah awal sebuah jalan yang baru. Sebuah jalan yang kami sepakati untuk ditempuh bersama, sebuah jalan yang tidak pernah kita lalui sebelumnya. Kita bersepakat, meninggalkan jalan sunyi yang kita tempuh masing-masing dan berpindah jalur untuk menjadi satu langkah yang sama dan beriringan.
Untuk sampai ke titik ini bukanlah hal yang mudah. Patah, hilang sabar, ragu dan takut menjadi teman dalam jalan sunyi yang dipilih. Jalan yang tidak banyak orang lalui. Nyaris berpikir untuk berpindah jalan, melepaskan prinsip yang selama ini dipegang. Tapi keyakinan kepada Allah SWT, selalu jadi penguat dikala bisikan setan merayu-rayu setiap saat.
Kenyataannya, memang apa yang ditunggu tak datang, apa yang dicari hilang dan apa yang tak disangka malah bertamu. Allah punya cara sendiri membuat kejutan. Kita yang tak lelah berikhtiar dengan caranya, kita yang selalu mencoba berprasangka baik, kita yang berkali kali menganggap kegagalan adalah hadiah, kita yang berkali-kali bersedih dalam senyuman, kita yang berkali-kali patah hati karena harapan sendiri dan kita yang dipertemukan dengan cara yang kita mau.
Menerimamu, artinya menerima salah satu kunciku ke surga. Engkau yang kuharapkan agar surga lebih dekat jika denganmu, engkau yang kuharapakan agar ridhomu selalu ada untukku, engkau yang kuharapkan ada dalam diksi-diksi cerita hidupku. Menerimamu, adalah alasanku menyempurnakan separuh agama.
Aku yang tak sempurna untuk segala hal, begitupun dirimu. Tapi bukan jadi alasan untuk kita berpasrah dalam kekurangan.
Komitmen kita jelas, engkau yang ingin dihargai sebagai imam dan aku yang ingin diberi ridho terhadap bakti pada orang tua. Sisanya mari kita belajar bersama, mari berdiskusi bersama, dan mari mencari solusi bersama. Kita adalah sepasang yang baru dalam bahtera ini, tak ada pengalaman, yang ada hanya ilmu yang dirasa masih dangkal. Maka dengan banyak pertanyaan dihati setelah hari itu nanti, semoga Allah selalu menuntut kita dalam banyak kesepakatan yang kelak akan kita buat.
Terima kasih karena kamu yang Allah hadiahkan untuk ku.


Komentar
Posting Komentar